TOUNA – Bupati Tojo Una Una, Ilham Lawidu, SH pada Senin (20/10/2025) melakukan Launching Proyek Perubahan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tojo Una-Una, Dr. Rismanto Laide, ST., MM, dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XV Tahun 2025.
Proyek Perubahan ini berupa Aplikasi Verifikasi dan Transparansi Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tojo Una-Una (AVATAR TOUNA), untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Ilham Lawidu dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah memberikan apresiasi dan mendukung penuh apa yang menjadi inovasi dari Kepala BPKAD Kabupaten Tojo Una-Una.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Rismanto dan yang paling penting kita ucapkan terima kasih ini Ibu Wakil Bupati, karena rata-rata menjadi mentor dari teman-teman yang membuat terobosan-terobosan yang sangat sangat cemerlang,” ujarnya.
Ilham berharap aplikasi ini dapat wujudkan tata kelola Pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi, serta merupakan salah satu penjabaran visi, misi, kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik dan inovatif.
“Mudah-mudahan dengan apa yang kita laksanakan hari ini juga, bisa kabupaten-kabupaten yang lain datang berguru dan belajar di Kabupaten Tojo, Una-Una,” harapnya.
Ilham juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan semua pihak bekerja sama antara stakeholder dalam penggunaan dan pengembangan aplikasi ini.
“Saya berharap agar seluruh pengguna, khususnya Perangkat Daera dapat memanfaatkan aplikasi ini secara maksimal untuk meningkatkan kreativitas dan efisiensi kerja serta keberlanjutan inovasinya,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala BPKAD Tojo Una-Una, Rismanto Laide dalam laporannya menyampaikan bahwa ruang lingkung aplikasi AVATAR ini adalah yaitu bagaimana mentransformasi seluruh sistem verifikasi pertanggungjawaban keuangan yang sebelumnya secara konvensional atau frikas-frikas dengan menggunakan kertas menjadi sistem digitalisasi melalui penggunaan aplikasi.
“Dengan penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi penyelenggaraan Pemerintah Daerah yaitu meningkatkan efisiensi dan efektivitas, dimana dengan penggunaan aplikasi ini dapat memaksimalkan waktu, karena proses penginputan, upload, dan klasifikasi dokumen dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, tanpa terkendala waktu dan tempat,” ujar Kaka sapaan akrab Kepala BPKAD itu.
Selain efisiensi waktu, kata Kaka, aplikasi ini juga dimaksudkan untuk efisiensi biaya. Karena dengan aplikasi ini dapat memangkas minimal setengah dari biaya fotocopy atau penggandaan. Karena cukup satu saja dokumen yang menjadi berkas asli yang ada di masing-masing OPD, yang lain sudah digunakan untuk support.
“Kalau rata-rata 2.5 juta, kita kalikan 44 OPD, kurang lebih 110 juta setiap bulan. Kalau kita kalikan 1 tahun, maka kurang lebih 1.3 Milyar yang kita bisa efisiensi dari penggunaan aplikasi ini. Karena itu tujuan utama dari kita yaitu aplikasi buat ini bisa berkelanjutan dan berdampak efisiensi dalam penggunaan anggaran,” jelasnya.
Kaka menambahkan, aplikasi ini juga untuk peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Dimana setiap dokumen dan riwayat verifikasi akan terekam secara digital dan dapat diambil secara detail sebagai perwujudan dari birokrasi yang bersih.
“Kemudian, peningkatan kepercayaan publik, karena layanan yang cepat dan akurat menciptakan persepsi positif terhadap kinerja Pemerintah Daerah serta mendorong budaya kerja digital, yaitu peningkatan SDM dan memanfaatkan teknologi,” tambahnya.
Kaka juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan proyek perubahan tersebut. Mulai dari tim efektif, stakeholder terkait dan Sekretaris Daerah.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati Tojo Una-Una yang bertindak sebagai mentor saya. Terima kasih atas kesempatan waktu dan supportnya selama ini. Dan teristimewa kepada Bapak Bupati Tojo Una-Una yang telah memberikan dukungan dan supportnya penuh sampai kami berada pada titik sekarang ini,” tutupnya. ***






